Posts By afandi

Proses Bekam


Kerap kali saya diajak Bekam saya selaku menolak, bekam ini menjadi hal yang cukup menakutkan menurut saya, yaa menakutkan karena yang dilakukan adalah menusuk bagian tubuh menggunakan jarum atau silet dan mengeluarkan darah dari tubuh, walaupun yang di keluarkan darah kotor tetap rasanya takut juga di samping itu karena saya juga memiliki riwayat darah rendah.

Namun belakangan ini saya mencobanya, saya sudah melakukan bekam 2 kali di bulan Desember dan Januari, setidaknya ada usaha untuk memanjakan tubuh untuk tetap sehat, di samping itu juga bekam menjadi salah satu sunah Nabi jadi tidak ada salahnya di coba.

Di bulan Desember saya lakukan di rumah, saya memanggil teman yang sudah biasa praktek di tempat Bekam, lalu bulan selanjutnya saya lakukan di tempat prakteknya.

Proses Bekam di rumah atau di tempat praktek sama saja, yang membedakan jika di rumah biayanya lebih mahal namun lebih menguntungkan karena tidak menunggu antrian.

Proses Bekam yang di lakukan:

  1. Mula-mula refleksi seluruh tubuh dengan memijat berlahan, mungkin agar urat-urat di tubuh tidak tegang.
  2. Mulai di bekam menggunakan Kop atau alat yang berbentuk seperti mangkuk plastik kecil, bekam ini ada 2 jenis, bekam kering dan bekam basah
  3. Bekam kering di lakukan tanpa sayatan atau tanpa tusukan jarum, bekam menggunakan cara ini dilakukan dengan menghisap permukaan kulit tanpa mengeluarkan darah kotor, kalau takut jarum bisa lakukan Bekam ini
  4. Bekam basah diproses setelah bekam kering telah di lakukan, jadi setelah permukaan kulit bekas bekam kering sudah naik, kulit tersebut di tusuk menggunakan jarum untuk jalan mengeluarkan darah kotor, selain jarum bisa mengunakan silet, tempat saya bekam menggunakan jarum, tidak begitu sakit, kalau kita pernah cek kolesterol atau gula darah dan di tusuk jarum pada jari mungkin seperti itu rasanya, bedanya kalau bekam ditusuk nya lebih dari satu.
  5. Setelah di tusuk menggunakan jarum, di tempat yang sama juga di lakukan Kop kembali, Kop yang kedua ini bedanya akan keluar darah karena tadi sudah ditusuk menggunakan jarum
  6. Masing-masing kop baik kering atau basah berkisar 5 menit
  7. Setelah 5 menit Kop dilepas kembali satu persatu dan dibersihkan darahnya, lalu setelah itu diberikan alcohol pada setiap tusukan jarum untuk menghindari infeksi.

Semoga kita selalu di berikan kesehatan dengan cara dan metode apapun.

Berencana dan Berdoa

Beberapa tahun yang lalu saya mengajukan pinjaman untuk mengembangkan usaha kakak saya, pinjaman ini saya ajukan kepada Boss di perusahaan saya bekerja, pinjaman yang kami ajukan di setujui, pinjaman ini kami alokasikan yang utama untuk memperluas tempat usaha.

Usaha warung Bakso kami cukup banyak peminatnya, sebelum kami mengajukan pinjaman pelanggan kami cukup banyak, meja dan bangku yang kami sediakan bisa menampung kurang lebih 30 orang di waktu bersamaan, di waktu-waktu tertentu seperti hari Jum’at, Sabtu dan Minggu banyak yang tidak mendapat tempat dan di tambah ruang parkir yang tidak ada, dalam memperluas tempat akhirnya dapat menampung pelanggan tersebut dan bisa menyelesaikan masalah tersebut.

Dalam usaha apapun tidak dapat di prediksi harus maju dan sukses terus, menjadi harapan dan cita-cita dalam doa itu suatu hal yang harus dilakukan, namun dalam kenyataanya kitapun harus menyadarinya kalau dalam perjalannya kurang suksespun selalu berjalan beriringan, jadi harus di persiapkan hal itupun.

Pada dasarnya kita hanya membuat rencana saja dan berusaha untuk menjalankan rencana itu, namun kitapun harus menyadari rencana itu tidak bisa semuanya berakhir sesuai dengan harapan kita, karena pemilik hasil rencana terbaik itu sudah menggariskan takdir kita, berdoa menjadi keharusan untuk berharap menjadi takdir yang baik.

Rencana kami pun tidak semuanya di dalam rencana, beberapa bulan setelah kami melakukan pinjaman, keadaan usaha kami mulai goyang dengan peminatnya yang berkurang, lalu beberapa bulan kemudian orang tua (Ibu) jatuh sakit seseorang yang selalu support dalam berjalannya usaha tersebut dan akhirnya Allah mengambil haknya kembali untuk kembali kepangkuannya.

Rencana awal dari pendapatan warung bakso akan di alokasikan untuk pembayaran cicilan, semua itu harus berubah karena beberapa bulan kedepan pendapatan mulai tidak sesuai harapan, ditambah Covid-19 belum kunjung pergi yang membuat usaha di semua sektor terganggu, yang seharusnya saya tidak melakukan angsuran tersebut saya harus ikut mengangsur namun itu bukan menjadi keterpaksaan

Sebelum wafatnya Ibu ada satu pesan yang di harapkan, Ibu saya berharap saya memiliki rumah, disamping itu menjadi harapan Ibu, alokasi dana untuk memperluas usaha tersebut memang harus meniadakan 1 kamar tidur dan 1 ruang tamu, kamar yang di gusur itu kamar saya, jadi dana itu di alokasikan juga untuk mengganti kamar tersebut dengan membangun rumah yang tidak jauh dari tempat usaha dan rumah tersebut untuk Saya dan keluarga bersama Orang Tua, jadi pun jika saya harus ikut mengangsur anggap saja sebagai angsuran rumah, itu rencana di luar rencana yang kami susun, namun itu rencana Allah yang menjadi jalan yang harus kami tempuh.

Memiliki rumah sendiri dengan sedikit ruang kosong didepan sebagai taman, menjadi cita-cita saya entah beberapa tahun yang lalu sempat saya tulis, tulisan itu hilang dimakan waktu namun masih terbungkus rapih dalam Doa yang telah di panjatkan, mungkin juga itu doa yang di kabul setelah sekian tahun.

Beberapa Team Excellent (Teman kerja) pernah singgah di rumah itu, saat menikmati makan Bakso karena warung Bakso sudah tidak menampung pengunjung, namun sayapun sepertinya masih enggan menyebutkan rumah itu milik saya :).

Rumah ini menjadi salah satu alokasi tabungan saya setiap bulannya, jika saya harus cek tabungan atau saham bisa jada tidak sebesar yang lain, namun harus tetap di syukuri karena jika saya menabung dalam bentuk uang untuk membeli rumah bisa jadi tidak akan terealisasikan karena nilai rumah akan bertambah terus menerus.

di pertengahan Januari 2021 kami pun harus memangkas kembali tabungan, karena harus ada penambahan pagar rumah dibagian depan, saat ini jika team Excellent main kembali akan ada penampakan lain.

Berencana dan Berdoa

Jika bagi wirausaha yang harus terpaksa meminjam uang, sebisa mungkin untuk cari yang tidak berbunga, karena tidak sedikit usaha harus gulung tikar karena bunga dan harus selalu diingat usaha kita kedepan hanya baru sebatas harapan saja, harapan untuk sukses.

Terima kasih pak Boss atas pinjaman tak berbunga karena meringankan kami.

Memotong Kaca

Belakangan ini sedang musim ikan cupang, banyak yang sedang melakukan budidaya, banyak toko atau penjual ikan cupang yang tiba-tiba menjual ikan cupang di pinggir jalan.

Peminatnya cukup banyak, termasuk keponakan saya pun beberapa kali membelinya, bahkan berhasil mengawinkan sehingga bertelur dan menetas.

Selain ikan cupang, banyak juga yang membuat tempatnya atau aquarium kecil-kecil untuk tempat budidaya ikan cupang, di jual dengan harga mulai dari 15.000.

Saya memiliki kaca yang di letakan di pinggir tembok luar rumah, jika orang lewat akan terlihat kaca tersebut, kaca tersebut bekas tempat buah-buahan untuk jus dan bekas gerobak jualan yang sekarang sudah di ganti dengan yang lebih bagus. Kaca itu beberapa kali ada yang ingin membelinya mungkin saja untuk membuat aquarium, namun saya tidak menjualnya.

Kaca tersebut sebelumnya memang ingin saya buat aquarium juga, namun niatnya masih belum kuat, setelah beberapa kali kaca tersebut ingin di beli oleh orang akhirnya saya langsung bergerak untuk membuat nya, walaupun belum yakin bisa atau tidak, untuk langkah awalnya saya harus memotong kaca.

Berikut langkah-langkah untuk memotongnya:

1. Persiapkan alat
Alat yang di butuhkan untuk memotong kaca adalah:
* Kaca
* Pemotong kaca
* Penggaris
* Minyak Tanah
* Spidol
Alat-alat tersebut di persiapkan untuk kebutuhan awal sebelum memulainya

2. Memotong kaca
* Siapkan kaca yang ingin di potong
* Tandai kaca menggunakan Spidol sesuai ukuran yang di inginkan

* gunakan alat pemotong untuk membuat garis potong, pada saat ini kita harus menekan alat potong agar garis yang di hasilkan bisa terlihat, sebelum menggunakan alat ini, isi terlebih dahulu alat potong menggunakan minyak tanah agar saat menekan atau membuat garis potong lancar dan memudahkan saat memotong
Memotong Kaca
* Setelah sudah terlihat garis potong, ganjal di sisi ujung kaca tepat pada garis potong, ganjal menggunakan alat pemotong atau menggunakan bekas tusuk sate
Memotong Kaca
* Setelah di ganjal alaskan bagian atas menggunakan kain lap, untuk menghindari tangan terkena serpihan kaca
* Setelah kain lap diletakan, tekan bagian kanan dan kiri kaca tersebut
Memotong Kaca
* Kita akan mendapati kaca terbelah sesuai garis potong

Percobaan ini mungkin saja kita akan langsung berhasil namun mungkin saja ada beberapa kaca juga yang tidak sesuai atau gagal, saya gagal beberapa kali karena menekan alat potongnya kurang tekan, sehingga garis potongnya tidak terlalu terlihat atau putus-putus dan ingat juga untuk memberi garis potong cukup 1 kali saja dan jangan berulang-ulang, tempat untuk momotong bisa menggunakan meja kayu yang posisinya rata.

Untuk tulisan selanjutnya proses pembuatan aquarium dari hasil potongan kaca yang telah di potong.

Menjaga/Meningkatkan Imun

Virus corona masih ada di sekeliling kita, bahkan korban yang terjangkit virus Corona semakin banyak, gencarnya pemerintah dengan membuat berbagai cara penanganan untuk melakukan penanggulangan ancaman virus Corona.

Corona dapat menyerang siapa saja, kapan saja dan dimana saja, virus ini menyebabkan gangguan sistem pernafasan manusia, hingga saat ini vaksin belum dapat di temukan.

Sebelum vaksin ditemukan berbagai macam cara di buat oleh team kesehatan atau pemerintah di Indonesia sebagai cara untuk pencegahan terjangkit atau penularan virus Corona, untuk pencegahan diantaranya

1. Mencuci Tangan
Sering mencuci tangan menggunakan air dan sabun atau hand sanitizer, hal ini sudah banyak diterapkan di tempat-tempat keramaian, bahkan banyak video yang memberikan cara untuk mencuci tangan dengan benar, mungkin kalau di tempat keramaian bisa juga di usahakan membawa hand sanitizer karena lumayan lama juga untuk mencuci tangannya

2. Memakai Masker
Diawal informasi Corona hadir di Indonesia, masker sulit didapatkan, jikapun dapat masker kita harus membeli dengan harga yang sangat tinggi, namun saat ini berbagai jenis masker sudah bertebaran di Indonesia, masker kesehatan yang saat ini mungkin harganya sudah mulai terjangkau dibandingkan awal-awal Corona, jenis masker kainpun saat ini sudah banyak di jual di pinggir jalan namun saat ini harus memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) diantaranya harus memiliki 2 lapis yang artinya jika pedagang sudah memiliki stok masker dengan 1 lapis siap-siap tidak habis terjual.

3. Jaga Jarak
Karena kita tidak tahu dimana itu virus berada, maka dengan kita menjaga jarak atau menghindari kerumunan berharap kita bisa mengurangi potensi terkena virus, saat ini di sebagian wilayah menerapkan PSBB, di perusahaanpun melakukan bekerja dengan cara WFH ada yang Full WFH atau ada juga yang sebagian saja dari total karyawan.

Namun kenyataan saat ini banyak yang lupa menerapkan hal tersebut, masih banyak yang lupa mencuci tangan, memakai masker atau lupa jaga jarak.

Selain 3 point diatas yang perlu dilakukan adalah mempertahankan imun bagi yang imunnya baik atau bagi yang imunnya kurang baik dapat meningkatkan imunnya. Di media sosial dalam bentuk video atau tulisan sudah cukup banyak cara-cara meningkatkan imun atau menjaga imun, bisa dengan cara konsumsi makanan/minuman yang mengandung vitamin C, beristirahat yang cukup, hindari stres, berjemur di sinar matahari pagi, berolahraga dan mungkin masih banyak lagi.

Jika banyak cara untuk meningkatkan imun dan kita hanya menonton video dan membacanya saja tidak akan menambah atau memperbaiki imun kita. Salah satu rekan kerja saya aktivitas olahraganya cukup hebat, biasa dipanggil Mas Andes, olahraga yang sering dilakukannya Basket dan Joging sore hari, kedua olahraga itu sering dilakukannya, olahraganya bertambah lagi bulu tangkis.

Untuk olahraga bulu tangkis kebetulan dengan saya, 2 minggu yang lalu saya dan Mas Andes menyewa lapangan di hari Kamis sebanyak 1 Jam di daerah Kp Mede, kami mengambil jadwal setelah jam pulang kantor, kebetulan pada hari tersebut saya sedang WFH jadi saya langsung berangkat dari rumah, dalam perjalananpun saya harus tambal ban terlebih dahulu mengingat ban motor bocor, setelah melanjutkan perjalanan kembali dengan menempuh pejalanan +- 20 Menit saya sampai di lapangan. Dengan kondisi badan yang jarang olahraga bermain bulutangkis 1 jam sudah terasa sangat lama dan cukup mengeluarkan keringat yang cukup banyak juga.
Menjaga/Meningkatkan Imun

Selain bulutangkis saya juga mulai bersepeda kembali, minggu lalu sudah mulai dengan rute ST Tambun-Cibuntu-Grand Wisata-Gading dan sampai kembali di Kp Bulu, perdana bersepeda cukup membuat badan terasa lebih enteng tetapi terasa pada sakit juga minggu lalu saya hanya ber 2 saja dengan orang tua di komunitas sepeda, biasanya lebih banyak, karena hari tersebut berbarengan dengan banyaknya acara
Menjaga/Meningkatkan Imun

Dua kegiatan tersebut setidaknya ada usaha kembali untuk menjaga daya tahan tubuh, mungkin saja dengan cara tersebut masih ada sedikit penyakit yang hinggap, tetapi mungkin saja jika tidak olahraga akan lebih banyak penyakit lagi.

Menjaga/Meningkatkan Imun
Jangan lupa untuk berjemur di bawah panas matahari pagi.

Zakat Maal

Sudahkah menghitung harta yang kita miliki? jika belum silakan di hitung, tetapi dengan catatan tidak perlu di update di media sosial

Bekerja dari pagi sampai sore dalam 1 minggu ada 5 hari atau mungkin lembur di hari Sabtu atau Minggu atau mungkin punya pekerjaan sampingan, yang pada akhirnya akan menghasilkan uang, uang ini apakah habis untuk keperluan bulanan ataukah masih ada sisa yang di tabung di Bank atau mungkin di zaman yang semakin maju uang nya di belikan Saham, atau kita memiliki emas dalam bentuk cincin, gelang, kalung, anting atau mungkin emas batangan,  jika memiliki semua itu silakan mulai di hitung.

Sebagian orang pasti saat ini memiliki harta, tetapi terkadang seseorang itu lupa dengan kewajiban atas hartanya, harta yang kita miliki ada hak orang lain.

Yang pasti tidak terlewat biasanya adalah pembayaran zakat fitrah disaat bulan ramadhan, karena banyak banner seruan untuk membayar zakat fitrah bahkan di masjid dan musholah sering di umumkan untuk pembayaran zakat dari mulai waktunya dan nominal pembayarannya.

Namun untuk zakat Maal ini tidak seperti zakat fitrah yang pemberitahuannya sangat banyak, namun dari hal itu perlu menjadi perhatian buat kita yang memiliki harta yang cukup banyak, karena jika sudah mencapai Nisab nya status zakat nya menjadi wajib, dari kewajiban itulah yang menjadi hak orang lain yang berhak menerima.

Ada pendapat ulama dalam penentuan batas atau ukuran zakat maal, ada yang berpendapat sekira 83, 85, 86 dan 90 gram, jika sudah memiliki nilai emas tersebut silakan agar dapat di keluarkan zakatnya, namun jika emas tidak sampai ukuran tersebut namun memiliki tabungan bersih, tabungan yang benar-benar tidak di gunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari, maka seandainya kita pakai 83 gram untuk patokan zakat maal, berapakah saat ini nilai 83 gram jika di rupiahkan, silakan di hitung jumlah emas yang ada saat ini kemudian ditambah uang tabungan yang ada, total nilainya apakah sampai di harga 83 gram emas, jika sampai maka keluarkan zakatnya.

Seandainya harga emas 83 gram = 50.000.000,- dan kita dalam setahun memiliki emas dan atau tabungan senilainya 50 Juta maka keluarkan 2,5 % = 1.250.000,- nilainya tidak besar jika di bandingkan dengan 50 Juta, setelah dibayarkan zakat sisanya masih banyak juga

Kebanyakan orang bukan tidak mau membayar zakat maal, tetapi terkadang lupa atau tidak tahu dengan kewajibannya, ada juga, terkadang di masyarakat keliru, shodakoh, infaq, santunan di laksanakan dengan nilai yang lebih besar, tetapi zakatnya lupa, padahal mereka memiliki harta yang sudah termasuk dalam Nisabnya, mudah-mudahan kita bisa melaksanakan yang wajib terlebih dahulu baru yang disunahkan.

Mudah-mudahan di tahun yang akan datang kita semua bisa membayar zakat, karena jika kita bayar zakat maal pasti memiliki tabungan +- 50.000.000,- Aamiin.

Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke-9

Perjalanan kami di mulai dari rumah Boss Qchen, perjalanan di tempuh +-2 jam, sebelum kami sampai di kebun kami mampir dirumah pak Amoi, bisa dibaca pada tulisan ini, dari rumah pak Amoi +- 15 Menit akhirnya kami sampai di kebun, dimana tempat tersebut menjadi kegiatan utama ultah Excellent.

Masuk lah mobil demi mobil ke area perkebunan, jalannya agak menanjat dan menurun di saat mulai memasuki area perkebunan, setelah melalui jalan menurun disisi kiri terdapat lapangan sepak bola yang terlihat dari dalam mobil dengan rumput yang cukup bagus,  mobil kami menyusuri jalan yang hanya pas untuk 1 mobil saja, disisi kanan dan kirinya terdapat pagar yang ditanami pepohonan, diantaranya pohon Bambu dan disisi kanan pun terlihat kali Citarum, perjalanan untuk sampai di perkebunan milik pak Boss harus melewati beberapa perkebunan milik orang lain, mungkin saja beberapa tahun lagi akan menjadi milik pak Boss.

Tampak jalan yang telah kami lalui

Akhirnya kami sampai di tempat utama kegiatan Ulang tahun Excellent yang ke 9, kebun milik pak Boss di daerah Karawang, memasuki kebun kami di suguhi pohon mangga dan banyaknya pohon pisang yang sudah mulai menjulang tinggi.

Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke-9Tampak Bagian Depan Kebun

Saya adalah salah satu yang di tunjuk menjadi panitia, saat ini saya di berikan tugas menjadi Bendahara, walaupun saya menjadi salah satu panitia, saya pun tidak tahu acara ini akan dibawa kemana dan seperti apa, karena team kami tidak cukup banyak, untuk menambah keseruan dalam kegiatan maka untuk semua panitia tidak diberi tahu acaranya seperti apa, kecuali panitia untuk seksi acara, bahkan untuk ketua acara saja tidak tahu, mungkin untuk kedepannya ketua panitia harus tahu juga ya, karena pengambil keputusan seharusnya ketua panitia Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke-9

Sampai di lokasi kami menyiapkan segala kebutuhan untuk kegiatan, dari mulai menurunkan barang-barang, memasang banner, meletakan terpal atau karpet untuk duduk, menyiapkan kue-kue, sound portable, menurunkan hadiah-hadiah untuk team yang beruntung, dalam menyiapkan kebutuhan acara ada hal yang cukup membuat naik tensi pak Boss, semua barang sudah turun namun 1 barang belum terlihat “mikrofon” barang ini sudah di siapkan dari 3 hari yang lalu, bahkan di rumah Boss Qchen pun ada dan digunakan, tetapi tidak terlihat saat di lokasi, sedangkan alat ini pun penting untuk menunjang kegiatan, semua peserta mulai panik khususnya panitia wabil khusus ketua panitia Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke-9 setelah di cari ternyata ada di salah satu mobil dan di taruh di dalam tas kecil.

Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke-9Proses Pemasangan Banner

Setelah semua kebutuhan siap, kami di kumpulkan di bagian samping saung yang sudah disiapkan alas untuk duduk-duduk bersama, seksi acara memulai kegiatan acara ulang tahun, kata-kata awal seksi acara adalah “Karena saya mantan guru, saya akan melakukan anda-anda semua seperti anak-anak/murid” kurang lebihnya seperti itu, selama di markas baru kali ini mengeluarkan kata-kata yang cukup beda, sontak semua peserta cukup bingung, berani juga ini seksi acara bilang orang tua seperti anak-anak Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke-9

Kegiatan di mulai untuk membangun semangat dengan kegiatan tepuk tangan, jika saya (seksi acara) bilang selamat pagi maka seluruh peserta melakukan 1 kali tepuk tangan, selamat siang 2 kali, selamat sore semua peserta menjawab 3 kali, tidak itu salah, jika saya bilang selamat sore maka tepuk tangannya 1/2.

Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke-9Membangun semangat dengan kegiatan tepuk tangan

Kegiatan-kegiatan selanjutnya pun tidak kalah serunya, kami diminta untuk berdiri, acara kali ini untuk melemaskan otot-otot karena selama ini bekerja kebanyakan duduk, kami semua sudah berdiri,  seksi acara menyiapkan kebutuhan untuk acara ini, 1 orang menjadi Operator musik dan 1 orang lagi menjadi Instruktur yang berada di tengah-tengah kami, yang berfungsi untuk  kami tiru semua gerakannya, kegiatan kali ini adalah senam yang mungkin baru saya lakukan. Instruktur kami gerakannya sangat lentur sekali, mungkin senam ini sudah mendarah daging Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke-9

Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke-9Keseruan ini dapat di lihat juga dalam link ini

Kegiatan ulang tahun ini berbeda dengan kegiatan yang sudah pernah dilaksanakan, kegiatan kali ini full dengan kegiatan tanpa di selingi dengan bekerja, tetapi dalam kegiatan ini pun beberapa team tetap standby untuk menjaga kwalitas layanan terjaga dengan baik saat terjadi masalah atas layanan yang ada.

Kegiatan demi kegiatan terus berjalan, selanjutnya kegiatan sambutan Ketua Pelaksana, sambutan Direktur Utama dan beberapa game yang juga sudah disiapkan oleh seksi acara, seperti game tebak kata yang memerlukan kepandaian dalam meragakan bentuk dari jawabnya dan satu lagi game memasukan pensil kedalam botol yang memerlukan kerja sama team.

Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke-9Pengambilan Kata Kunci

Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke-9Game Tebak  Kata Dengan Gaya

Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke-9Game Memasukan Pensil Ke Dalam Botol

Ternyata disela sela kegiatan, para peserta diberikan kertas yang bertuliskan angka, kegiatan kali ini Excellent menyediakan doorprize bagi team yang beruntung, setelah game selesai dan semua team sudah mendapatkan nomor doorprize, waktunya untuk makan siang, sebelum makan siang dilaksanakan terlebih dahulu pemotongan kue ulang tahun, setelah potong kue baru di lanjut untuk makan siang, disaat team makan siang doorprize mulai di kocok, hadiah utamannya Xiomi TV 32″ dan HP Xiomi dan untuk hadiah yang lainnya tidak sebesar hadiah utama, harapan team mendapatkan hadiah utama, satu demi satu nomor keluar, beberapa team mulai pupus harapannya karena nomor telah keluar, hadiah utama hanya tinggal mimpi, suapan nasi dan lauk asik di nikmati oleh team sambil berharap nomornya tidak keluar di awal, ternyata selanjutnya adalah nomor 10, semua team mengecek dan ternyata itu nomor saya, selamat tinggal hadiah utama dan saya mendapatkan Tupperware, hadiah untuk isteri menempati bumbu-bumbu Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke-9

Setelah makan siang kami melanjutkan untuk sholat zuhur berjama’ah di salah satu musolah, setelah sholat dilaksanakan kami kembali ke tempat acara untuk melanjutkan kegiatan, kegiatan kali ini tidak kalah seru dengan kegiatan sebelumnya, kegiatannya untuk mendekatkan diri dengan alam dan merasakan apa yang di rasakan petani, ya kegiatan kali ini wisata kebun yang di pandu oleh Boss Qchen, kami berjalan menyusuri kebun pisang yang mulai tumbuh besar dan selanjutnya memanen hasil dari buah terong dan labu Air.

Meski saya tidak mendapatkan hadiah utama tetapi semua team beruntung, karena semua team mendapatkan doorprize dan semua team membawa pulang hasil panen, hasil panen yang saya bawapun cukup banyak, yang bisa saya berikan untuk mertua, dan tetangga dekat rumah, semoga hasil panen berikutnya akan semakin banyak lagi dan bisa dibawa pulang kembali bersama doorprize utama Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke-9

Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke-9

Menuju Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke 9

Ditetapkan ulangtahun Excellent berdasarkan SK Kemenkumham yang di sahkan pada tanggal 26 Agustus 2011, tanggal tersebut menjadi tanggal yang memiliki nilai yang berbeda dengan tanggal-tanggal lainnya, untuk mensyukuri ulang tahun Excellent yang bertambah 1 tahun, segenap Direksi mengadakan kegiatan di Karawang tepatnya di kebun Pisang milik pak Boss, sebagian team menjadi panitia untuk mensukseskan acara tersebut, mungkin kegiatan ini satu dari sekian rasa syukur Excellent yang lainnya, jika di gambarkan rasa syukur Excellent juga dapat di rasakan dengan makan bersama di hari Jum’at namun kegiatan ini memang di khususkan untuk merayakan beratmbahnya usia Excellent.

Meski ulang tahun Excellent jatuh tepat pada tanggal 26 Agustus 2020 namun kegiatan di laksanakan pada tanggal 28 – 29 Agustus 2020, kegiatan intinya di tanggal 29 Agustus 2020, untuk tanggal 28 kami laksanakan kegiatan bekerja di luar markas Excellent tepatnya di rumah Boss Qchen yaitu salah satu Komisaris Excellent.

Kegiatan di rumah Boss Qchen sesuai dengan jam kerja di markas Excellent yaitu jam 08:00 team sudah hadir semuanya, kegiatan tersebut bekerja namun dengan tempat, kodisi dan lingkungan yang bebeda, mulai sekitar jam 08:00 di buka dengan briefing yang di pimpin oleh Pak Boss Masim “Vavai” Sugianto Direktur Utama Excellent, briefing ini berjalan seperti sebelum-sebelumnya berisikan Motivasi dan juga terkait dengan pekerjaan

Briefing berjalan cukup singkat kurang lebih 10 – 15 menit, mengingat kondisi saat itu rumah Boss Qchen dekat dengan Mushola dan bertepatan di waktu briefing ada pengajian Ibu-Ibu berlangsung juga, mau tidak mau briefing di tunda mengingat suara speaker Mushola lebih kencang di bandingkan suara kami saat briefing, briefing digantikan dengan bekerja seperti biasa sampai waktu menjelang sholat Jum’at tiba, setelah itu kami lanjutkan dengan sholat Jum’at di salah satu masjid di Kampung Telar, menuju masjid kami menggunakan Motor dengan berboncengan, saat ini saya berboncengan dengan Direktur Utama Excellent.

Setelah selesai sholat Jum’at kami kembali lagi kerumah Boss Qchen dengan beriringan menggunakan motor, setelah sampai di rumah Boss Qchen, team yang tidak melaksanakan sholat Jum’at (Wanita) sudah menyiapkan rujak coel dengan beberapa macam buah (Mangga, Bengkuang, Jambu Air) mungkin penempatan waktu untuk rujakkannya saja yang kurang pas karena rujakan berbarengan dengan makan siang, tapi untuk rasa Rujakan dan Makan siang sangat nikmat
Menuju Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke 9

Kegiatan ini selain bekerja, ada kegiatan yang mengingatkan ke masa kecil saya, dimana pohon singkong tumbuh di kebun dekat rumah (Kebun Orang), setelah pohon singkong di cabut oleh pemiliknya, beberapa hari kemudian saya bersama teman-teman korek-korek tanah bekas tanaman singkong untuk mencari singkong yang kemungkinan tertinggal, singkongnya tidak di bawa pulang tapi langsung di makan di tempat, sesekali di bakar di tabunan
Menuju Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke 9

Ada juga kegiatan lainnya yang mengingatkan masa kecil, permainan cabutan yang dulu di tukang Ager, biasanya menggunakan tali yang banyak lalu di genggam, ujung tali bagian bawah di taruh hadiah mainan,jika hadiah itu tertarik maka itu menjadi milik kita, saat acara Excellent ini tali di ganti menjadi daun singkong hadiahnya tidak di gantung tapi di transfer Menuju Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke 9 namun saya kurang beruntung karena tidak dapat hadiah Menuju Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke 9
Menuju Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke 9

Rangkaian kegiatan pada tanggal 28 Agustus 2020 di tutup dengan Briefing malam, ngobrol santai dan makan malam bersama
Menuju Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke 9

Keesokan harinya tanggal 29 Agustus 2020 kegiatan kami di lanjutkan untuk acara ulang tahun Excellent yang berlokasi di Karawang, kegiatan kami di mulai dengan persiapan berangkat dari rumah Boss Qchen, mandi bergantian, di lanjut sholat shubuh berjama’ah, menyiapkan barang-barang yang akan di bawa ke lokasi, menunggu team wanita hadir kembali di rumah Boss Qichen mengingat team wanita tidak ikut gabung menginap, dilanjutkan sarapan pagi.

Perjalanan menuju lokasi membutuhkan waktu +- 2 jam dengan kondisi jalan yang lancar, sebelum menuju tempat utama yaitu Kebun di Karawang, rencan kami akan singgah dirumah salah satu pengurus kebun yaitu Bpk Amoi, sebelum perjalan di mulai kami siapkan beberapa kantung berisikan sembako yang akan di berikan kepada keluarga pak Amoi, semua persiapan sudah lengkap, semua team menuju Mobil yang sudah di tentukan oleh panitia untuk selanjutnya akan mulai jalan
Menuju Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke 9

Kami mulai berjalan beriringan, posisi mobil yang saya tumpangi milik Boss Qchen dengan driver Mas Arif, perjalanan cukup lancar dengan beberapa pemandangan kanan dan kiri sawah yang masih hijau, terasa sangat Adem, Tenang, Damai, suasana seakan mengingatkan masa kecil kembali
Menuju Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke 9

Tak terasa perjalanan sudah hampir sampai di tempat pertama yaitu di rumah pak Amoi, sebelum sampai di rumah pak Amoi saya mapir di toko prabotan rumah tangga untuk membeli 1 ember dan 1 gayung untuk ditaruh kamarmandi kebun, setelah kami membeli barang tersebut kami lanjutkan perjalanan +- 10 menit kami telah sampai dirumah pak Amoi, kami parkir tidak jauh dari rumah pak Amoy ada tanah yang cukup luas, cukup untuk parkir beberapa mobil
Menuju Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke 9

Turun dari mobil plastik yang berisikan sembako kami bawa untuk diserahkan kepada keluarga pak Amoi, setelah sampai dirumah pak Amoi kami serahkan paket sembako. Selai pak Amoi mengurus kebun, pak Amoi juga mengurus Sawah milik pak Boss, pak Amoy mengurus Kebun dan Sawah bersama anak-anaknya, selain Sawah dan Kebun ada juga kambing
Menuju Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke 9

Saya sempat mengajukan beberapa pertanyaan dengan pak Amoi, ngobrol santai, karena dulu saya sempat juga merasakan di Kampung saya terbentang luas sawah (milik orang lain) kalau dulu saya pernah cari keong terus ciput, kenapa di sini tidak ada pak, pak Amoi menjawab iya tidak ada kan di semprot. Pak Amoi mencari makan untuk kambing dari kebun yang saat ini di urusnya, tai dan kencing kambing di kumpulkan, dibagian bawah kandang dibentang plastik yang cukup besar agar kotoran kambing (Tai dan Air Kencing Kambing) terpusat dan terkumpul di bagian tengah, kotoran kambingnya terkadang ada yang mencari untuk pupuk dan kencing kambing dimanfaatkan pak Amoi untuk bagian penggir sawah agar tidak ada hama, Pak Amoi ini mengurus sawah dari tahun 1990, tahun tersebut saya mungkin baru mulai menghirup udara. Tempatnya begitu santai untuk menikmati segelas Teh/Kopi hangat ditemani dengan Singkong/Ubi rebus
Menuju Kegiatan Ulang Tahun Excellent Ke 9

Setelah kami singgah di rumah pak Amoi, selanjutnya kami berjalan kembali menuju tujuan utama kami yaitu kegiatan ulang tahun Excellent di kebun. Untuk kegiatan kami untuk perayaan ulang tahun Excellent, keseruan di kebun, wisata kebun pisang, terong, labu akan saya tuangkan dalam tulisan selanjutnya.

Manfaatkan Lahan Kosong

Mungkin kita sering melihat kondisi dimana rumah milik orang lain yang memiliki halaman depan atau belakang  yang tidak di manfaatkan, atau ada kebun atau sebidang tanah terdapat rerumputan atau ilalang yang tumbuh subur, jika kita memiliki hal itu coba baca tulisan ini.

Pada tulisan tersebut ada kalimat “Kalau punya tanah atau lahan namun tidak dimanfaatkan, tidak ada gunanya.” mungkin dari tulisan itu pun saya mendapatkan sepercik cahaya jadi saya coba menfaatkan tanah yang ada. Jika memiliki tanah dan tanah itu  tidak di tanami atau tidak dimanfaatkan maka tanah itu akan tetap menjadi tanah, tetapi jika kita membuat kolam, membuat kebun yang ditanami tanaman sayur mayur atau tanaman obat-obatan diatas tanah tersebut, maka tanah itu akan tetap menjadi tanah namun bermanfaat karena diatasnya memiliki hasil, berharap dari usaha itu memiliki keuntungan boleh-boleh saja.

Sebagai contoh saya memiliki tanah kosong ukuran kurang lebih 1,5 x 5 M, beberapa waktu lalu saya ke Bogor ke salah satu pesantren melihat ada salahsatu pohon obat untuk mengobati sariawan, pohonnya cukup lebat dan terlihat ada biji dari pohon tersebut yang sudah bisa dibilang tua, saya mencoba memintanya dan diberi izin untuk mengambilnya, saya bawa pulang dan saya tanam di pinggiran tanah milik saya tersebut

 


Manfaatkan Lahan Kosong

Biji dari pohon saga yang saya tanam sudah mulai keluar daun berharap tumbuh besar bersama daun-daunnya yang lebat, jika dilihat tanaman itu tidak akan menghasilkan untung yang banyak, tetapi akan menghasilkan manfaat untuk orang banyak, daun ini sudah mulai sulit didapatkan di sekitar rumah saya, jika dulu Almarhumah Ibu, daun saga ini menjadi favorit untuk anak-anaknya jika sedang sariawan, meski saya sendiri butuh dipaksa untuk meminumnya karena rasanya agak aneh namun cukup ampuh untuk mengobatinya.

Selain daun saga saya juga memanfaatkan untuk kolam ikan, sebelumnya saya sudah pernah mencoba untuk budidaya Lele, untuk saat ini saya coba budidaya ikan Mas dan Ikan Gurame, 1 bulan yang lalu saya membeli 50 ekor ikan Mas dan 20 Ikan Gurame, untuk tahap percobaan. Perawatan air itu setidaknya 1 minggu sekali harus di ganti atau setidaknya dibersihkan dengan begitu sisa-sisa pakan ikan akan terbuang, setelah 1 bulan ternyata ikan Gurame sebanyak 20 ekor bergantian mati, mungkin salah satunya karena saya lupa membersihkan kolam atau karena males mengganti airnya namun untuk ikan Mas cukup bertahan, walaupun ada juga beberapa yang mati

Manfaatkan Lahan KosongKolam ukuran 2*1*1

Manfaatkan Lahan Kosong

Selain pohon saga, ada beberapa pohon yang lain juga yang ditanam dan di balik pohon ada kandang ayam dan terdapat beberapa ekor ayam kampung yang hidup dan tumbuh besar, semoga kita mampu memanfaatkan ruang yang kosong dan semoga bermanfaat untuk orang banyak, setidaknya bermanfaat untuk keluarga “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.”

Pembukaan Pengajian IQRO dimasa New Normal

Dimasa wabah virus Corona kami harus beristirahat sejenak dalam rangka pengajian Iqro yang sedianya kami adakan 1 pekan sekali, mungkin dengan beristirahat dan mengikuti protokol kesehatan menjadi salah satu usaha kami untuk tetap sehat.

Namun untuk saat ini status sudah menjadi New Normal dimana masyarakat dapat beraktivitas kembali namun tetap aman dari Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan. Yang berarti aktivitas kami dalam pengajian Iqro pun bisa kembali berjalan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Pada tanggal 14 Juli 2020 kami melaksanakan Tahlilan di rumah anggota kami yang salah satu keluarganya meninggal, untuk mengirimkan doa-doa untuk almarhumah, setelah selesai tahlil menjadikan salah satu temapat kami silahturahmi untuk saling sapa kembali, yang sebelumnya Covid-19 bagaikan tembok yang seakan membatasi langkah kami untuk silahturahmi.

Diwaktu rersebut hadir beberapa anggota kami dan Guru ngaji Iqro kami, di sela-sela perbincangan tersebut tercetus untuk pembukaan pengajian kembali, mengingat saat ini status sudah New Normal, namun sebelum melaksanakan pembukaan pengajian kami jadwalkan untuk silahturahmi ke salah satu pesantren yang berada di Mega Mendung-Bogor, kami jadwalkan hari Jum’at tanggal 17 Juli 2020 keberangkatan Bada Isya, kami jadwalkan silahturahmi ke pesantren untuk membangun semangat kami kembali.

Perjalana kami menempuh +- 3 jam dengan istirahat 1 kali, kami menggunakan transportasi Motor Melewati Gunung Geulis dengan jalan yang sangat berkelok, menurun dan menanjak, seharusnya setelah sampai jalur Gadog Puncak kami kearah kanan atau turun kearah Mega Mendung, mengingat kondisi sudah mendekati tengah malam, kami harus naik menuju jalur puncak atau menuju masjid Atta’awun untuk istirahat sejenak menunggu Subuh tiba.

Sebelum datang azan subuh kami melanjutkan perjalanan kembali, keputusan ini diambil mengingat kondisi suhu sangat dingin, kami berharap mendapatkan azan subuh sudah di pesantren, namun baru sampai di pom bensin Gadok azan subuh sudah menyapa, kami istirahat sejenak dan melaksanakan sholat subuh terlebih dahulu.

Kami melanjutkan perjalanan menuju pesantren +-20 menit untuk sampai di lokasi, setelah sampai di lokasi kami mendapati anak-anak kecil yang sedang mengaji bersama, mereka hebat jauh dari orang tua, jauh dari keluarga tetapi tetap bisa beraktivitas, orang tuanya benar-benar sayang dengan anaknya karena berusaha mendidik anak-anaknya dekat dengan agama, terlepas mereka besar nanti dan mereka menjadi apa, itu urusan rezeki mereka nanti, apakah mereka selesai menuntut ilmu dari pesantren harus menjadi Ustad atau Kiyai belum tentu juga, bisa saja jadi pengusaha atau bekerja di bidang IT atau mungkin jadi pejabat pemerintah atau mungkin jadi Presinden atau Wakil Presiden kan kita tidak tahu juga, yang pasti usaha awalnya adalah mereka bisa mengenal Agama Islam.

 

Pesantren ini mengandalkan penghasilan dari berkebun, yang saat ini telah panen buah pala, jika panen penghasilannya bisa dibuat untuk operasional selama +-1 tahun, muridnya tidak ada Iuran bulanan hanya ada pembayaran listrik saja.

Saya sempat di ajak ke kebun melihat lokasi yang bukan kebun setelah panen atau bukan kebun yang telah di tanami, tapi kebun yang masih kosong yang belum di manfaatkan, mengingat kebun tersebut memerlukan modal maka kebun itu belum dimanfaatkan, kebun itu nantinya akan ditanami dengan pohon sereh merah jika sudah ada modalnya.

Pembukaan Pengajian IQRO dimasa New NormalUntuk pemanfaatan kebun ini memerlukan biaya +-5.000.000,-

Pembukaan Pengajian IQRO dimasa New NormalSisa pohon buah pala, yang lainnya sudah panen

Sebelum kami kembali ke pesantren setelah melihat-lihat kebun, kemi di ajak ke tempat makam Jerman, makam yang ditata rapih ada berjumlah 10 makam.

Pembukaan Pengajian IQRO dimasa New Normal

Pembukaan Pengajian IQRO dimasa New Normal

Setelah perjalanan ini semoga niat kami untuk tetap berusaha belajar mengaji akan semakin tinggi dan semoga dengan perjalanan ini pun terketuk kami dapat membantu membangun berjalannya perkebunan di wilayah pesantren yang pemanfaatannya untuk membangun pesantren.

Belajar Mancing

Kegiatan memancing pasti pernah dilakukan oleh anak-anak tahun 90 an, dimana masih banyak lahan kosong tampat berhentinya air atau penampungan air atau empang liar, kalau dahulu saat musim hujan, setelah hujan berhenti anak-anak termasuk saya berkumpul di tempat tersebut bersama peralatan untuk memancing, yang di dapatpun biasanya ikan-ikan Betik, Betok, Kocolan, mungkin kalau dapat pun gak tau itu ikan mau diapain, namun saat ini tempat itu sudah tiada, sudah di ganti dengan bangunan-bangunan kokoh.

Mungkin sudah bertahun-tahun saya tidak memancing, beberapa minggu yang lalu saya belajar mancing bersama teman-teman komunitas sepeda di daerah Karawang dekat pasar Wadas, sebagian sama-sama baru belajar, saat ini olahraga sepeda-nya istirahat ganti dengan olahraga mancing, kalau jaman dahulu, saat mancing alatnya pakai bambu yang di dapat di kebun tetangga di ujungnya di ikat benang dan umpannya pakai cacing, tapi mancing model sekarang pakai Joran Fiber, Ril, benangnya panjang kalau lempar kail yang ada umpannya harus di buka Ril nya terlebih dahulu, umpannya diracik dahulu di campur-campur bahan-bahan makanan, mancingnya berbayar di empang yang dirawat.

Pertama kalinya saya mancing menggunakan alat-alat yang sering dilihat tapi baru mencoba menggunakannya, kalau mancingnya tidak bersama komunitas sepeda mungkin saya tidak akan mancing, mancing sudah seperti berenang, kalau berenang awalnya tidak bareng Excellent mungkin tidak akan berenang
Belajar Mancing

Belajar dari kegiatan mancing bagaikan mencari Rezeki, kita sama-sama dalam 1 empang, dengan jumlah ikan yang sama, jenis ikan yang sama, diberikan waktu yang sama, sama-sama menggunakan alat pancing, sama-sama menggunakan umpan, namun dari jumlah team yang memancing ada yang Bagong, kata Bagong ini saya dapatkan saat mancing, istilah ini biasa di pakai untuk orang-orang yang mancing tanpa mendapatkan hasil.

Memancing itu melatih fokus, di kanan-kiri banyak pelampung tetapi kita tetap fokus dengan pelampung milik kita, melatih kesabaran, sabar saat yang lain sudah mendapatkan ikan namun kita belum mendapatkan.

Mancing itu bukan karena dapat banyaknya ikan tetapi yang penting narik, walau narik ikan 1 terlepas dari istilah Bagong